English French German Spain Italian Dutch Russian Portuguese Japanese Korean Arabic Chinese Simplified

PETA PULAU AMBON

Jumat, 08 April 2011

Pengertian Geografi

Pengertian Geografi Eratosthenes pada tahun 200 SM geografi adalah Ilmu pengetahuan yang melukiskan dan menggambarkan tentang keadaan bumi. Alexandria, Claudius Ptolomeus pada abad ke 2 SM geografi adalah Suatu penyajian sebagian dan atau seluruh permukaan bumi. Pada awal abad ke 18 perkembangan geografi diwarnai oleh aliran fisik Determinisme yaitu mempercayai bahwa alam sangat menentukan kehidupan manusia. Tokohnya antara lain Karl Ritther, Friederich Ratzel dan Elsworth Huntington. Karl Ritther mengemukakan bahwa geografi merupakan suatu telaah mengenai bumi sebagai tempat tinggal manusia. Pada tahun 1800 Paul Vidal de la Blache yang membawa aliran Posibilisme yaitu bahwa manusia memiliki peluang besar untuk menentukan pola kehidupannya. Preston E james geografi merupakan induk dari ilmu pengetahuan,karena banyak ilmu pengetahuan yang dikaji selalu dimulai dari keadaan bumi. Prof. Bintarto geografi adalah ilmu pengetahuan yang menguraikan ,menerangkan sifat – sifat bumi, menganalisis gejala – gejala alam dan penduduk serta mempelajari ciri khas mengenai bumi dalam ruang dan waktu. Ullman geografi adalah interaksi antar ruang ,dalam bukunya Geography a spatial Interaction Hasil seminar dan Loka karya Ikatan Geografi Indonesia ( Semlok IGI ) di Semarang th 1988 Geografi adalah ilmu yang mempelajari persamaan dan perbedaan fenomena geosfer dengan sudut pandang kelingkungan dan kewilayahan dalam konteks keruangan. Meskipun terdapat perbedaan pandangan mengenai geografi tetapi semua ahli geografi sepakat adanya elemen – elemen yang sama sebagai berikut . a. geografi termasuk ilmu pengetahuan bumi ( earth science ) dengan obyek permukaan bumi sebagai lingkungan hidup manusia dan lingkungan tempat manusia dapat mengubah dan membangun. b. Geografi memperhatikan persebaran manusia dalam ruang dan hubungan menusia dengan lingkungannya. c. Dalam geografi terdapat unsur – unsur utama antara lain jarak, interaksi, gerakan, dan persebaran . Konsep Esensial Geografi Konsep esensial : suatu bidang ilmu merupakan pengertian – pengertian untuk mengungkapkan atau menggambarkan corak abstrak fenomena esensial dari obyek material bidang kajian suatu ilmu. Dalam Geografi dikenali sejumlah konsep esensial. Berbagai gejala dan masalah yang terjadi di lingkungan sekitar kita dapat diungkapkan dengan menggunakan konsep – konsep esensial geografi. Penggunaan konsep itu akan memudahkan pemahaman kita terhadap sebab akibat , hubungan,fungsi proses terjadinya gejala dan masalah sehari – hari. Di Indonesia mengenal 10 konsep esensial geografi yaitu : 1. Konsep Lokasi :merupakan konsep utama dalam menjawab pertanyaan dimana ( WHERE ) Lokasi absolut yaitu letak yg tetap terhadap sistem jaring/ koordinat ( letak astronomi ) Lokasi relatif yaitu lokasi yg dipengaruhi daerah sekitarnya ( letak geografi ) 2. Konsep Jarak : konsep yg berkaiatan dengan kehidupan sosial,ekonomidan pertahanan . Jarak absolut yaitu jarak sesungguhnya yg ditarik lurus antar dua titik. Jarak relatif yaitu jarak yg didasarkan atas pertimbangan waktu,kemudahan transportasi. 3. Konsep keterjangkauan ( accessibility ) merupkan konsep yg berkaitan dengan kemudahan saran dan prasarana .Aksesibilitas dapat dipengaruhi budaya disuatu tempat ( adat istiadat, sikap masyarakatnya )contohnya transportasi, komunikasi . 4. Konsep Pola : dititikberatkan pada pola keruangan baik alami maupun sosial budaya 5. Konsep Morfologi : menjelaskan bentuk – bentuk rupa bumi 6. Konsep aglomerasi :* konsep yg berusaha mengungkapkan kecenderungan persebaran gejala geografi yg mengelompok pada suatu tempat ( sekolah, rumah sakit, Mol,pasar ) Difinisi aglomerasi yaitu gabungan,kumpulan dua /lebih pusat kegiatan dalam satu lokasi /kawasan tertentu ( kawasan industri, pemukiman, perdagangan dll ). * Percampuran penduduk dengan latar belakang yang berbeda. 7. Konsep Nilai Kegunaan : Nilai suatu tempat mempunyai nilai guna yg berbeda dilihat dari fungsinya.Jadi nilai guna bersifat relatif contohnya : Daerah dataran banjir sebagai lokasi pemukiman memiliki nilai kegunaan yg rendah tapi bagi penjual jasa grobag punya nilai guna yg tinggi. 8. Konsep interaksi dan interdepensi : konsep yg berkaitan dengan hubungan saling ketergantungan antar dua tempat. Contoh desa dan kota , berita ( informasi melalui media massa ) 9. Konsep diferensiasi area : konsep yg mengintegrasikan fenomena menjadi suatu tempat /wilayah mempunyai corak tersendiri sebagai region. Contoh : perumahan padat, sedang , jarang 10. Konsep keterkaitan keruangan : konsep yg menunjukkan derajat keterkaitan antar wilayah ,baik alam maupun sosial. contoh tanaman teh berada di pegunungan, sapi perah berada didaerah sejuk. RUANG LINGKUP GEOGRAFI Geografi fisik ; merupakan cabang ilmu geografi yg fokusnya pada geografi sebagai bumi, menggunakan biologi untuk memahami pola flora dan fauna , menggunakan matematika dan fisika untuk memahami pergerakan bumi dan hubungan dengan anggota tata surya ,ekologi muka bumi dan geografi lingkungan . Topik yg terkait : atmosfer-kepulauan- benua- gurun- pulau- bentuk muka bumi – samudra – laut – danau ekologi – iklim – tanah – geomorfogi –dll. Cabang – cabang ilmu Geografi Fisik antara lain : 1. Astronomi : yaitu ilmu yang mempelajari benda – benda luar angkasa. 2. Meteorologi : yaitu ilmu yang mempelajari tentang cuaca 3. Klimatologi : yaitu ilmu yang mempelajari tentang iklim 4. Geomorfologi : yaitu ilmu yang mempelajari tentang bentuk – bentuk muka bumi 5. Geologi : yaitu ilmu yang mempelajari keadaan batu- batuan dan tubuh bumi 6. Hidrologi : yaitu ilmu yang mempelajari bentang perairan baik darat dan laut 7. Geofisika : ilmu yang mengkaji sifat fisik bumi dengan metoda fisika 8. Biogeografi : ilmu yang mempelajari persebaran makhluk hidup dimuka bumi. 9. Kartografi : ilmu yang mempelajari tentang peta 10. Pengindraan jauh : teknik yang digunakan untuk memperoleh data menganalisa informasi tentang hal2 yang diamati tanpa berhubungan langsung dengan obyek. Cabang – cabang ilmu Geografi Sosial antara lain : 1. Geografi manusia : disebut antropogeografi/antropologi mempelajari bagaimana manusia beradaptasi dengan wilayahnya dan manusia lainnya,bagaimana manusia berperan di dunia . Topik yg terkait : negara – negara di dunia – bangsa – individu – desa – kota dll 2. Geografi Ekonomi : Ilmu yg mempelajari bagaimana usaha manusia dalam mengolah kekayaan alam untuk kesejahteraannya. 3.Geografi Sejarah Ilmu geografi yg mencari penjelasan tentang bagaimana budaya dari berbagai tempat di bumi berkembang dan menjadi seperti sekarang. 4. Ekologi budaya dan politik Munculnya ekologi budaya sebagai hasil pemikiran Carl Sauer geografi dan antropologi. Ekologi budaya mempelajari tentang bagaimana manusia beradaptasi dengan lingkungan alamnya. Ilmu keberlanjutan beberapa ahli geografi menggunakan aspek geografi kritis untuk melihat hubungan kekuatan alam dan pengaruhnya terhadap manusia. 5.Geografi Regional Ilmu yang mempelajari tentang semua cabang geografi yang diterapkan disuatu daerah atau kawasan tertentu. OBYEK STUDI GEOGRAFI Obyek studi geografi ada 2 : 1. Obyek material : sasaran/ hal – hal yang dikaji dalam study geografi atau semua fenomena yg terdapat dan terjadi digeosfer.meliputi atmosfer, hidrosfer,lithosfer, biosfer dan antroposfer. Atmosfer yaitu lapisan udara,cuaca dan iklim yang dikaji dalam klimatologi ,meteorologi dll. Hidrosfer yaitu lapisan air baik didarat maupun di laut. Lithosfer yaitu lapisan batuan,tanah dan sedimen yg dikaji dalam geologi ,geomorfologi, Biosfer yaitu lapisan kehidupan meliputi flora dan fauna yg dikaji dalam biologi dan biogeografi dll. Antroposfer yaitu lapisan manusia yg merupakan tema sentral ( diutamakan dalam kajian ) 2. Obyek formal : Cara pandang / metode yang digunakan untuk memecahkan masalah – masalah geosfer dengan menggunakan tiga pendekatan menurut Hagger ( 1983 ) a. pendekatan analisa keruangan ( spatial analysis ) b. pendekatan analisa ekologi ( ecological analysis ) c. pendekatan kompleks wilayah ( regional complex analysis ) Pendekatan Keruangan Cara pandang yg menekankan pada eksistensi ruang. Eksistensi keruangan dalam perspektif geografi dapat dipandang dari struktur keruangan ( spatial structure) , pola keruangan ( spatial pattren ) dan proses keruangan ( spatial processes ). StruK tur keruangan berkenan dengan elemen – elemen pembentuk ruang ada 3 bentuk yaitu a. Kenampakan titik b. Kenampakan garis c.kenampakan bidang Kerangka kerja analisis pendekatan keruangan bertitik tolak dari permasalahan tentang susunan elemen – elemen pembentuk ruang. Analisis dilakukan dengan menjawab pertanyaan – pertanyaan sebagai berikut : • What ? strutur ruang apa itu ? • Where ? dimana struktur ruang tersebut berada ? • When ? kapan struktur ruang tersebut dapat dibentuk seperti itu ? • Why ? mengapa struktur ruang terbentuk seperti itu ? • How ? bagaimana proses terbentuknya struktur ruang tersebut ? • Who suffers what dan who benefits what ?bagaimana struktur ruang tersebut dapat didayagunakan sedemikian rupa untuk kepentingan manusia ? Dampak positif dan negatif dari keberadaan ruang seperti itu . Ada beberapa teori dalam pendekatan keruangan antara lain : 1. Teori Difusi : mencoba menelaah penjalaran /pemekaran fenomena dalam ruang dan dimensi waktu tertentu. Misalnya persebaran berita dari mulut ke mulut,persebaran penyakit dari satu daerah ke daerah lain,persebaran kebudayaan dari suatu suku ke suku yang lain. 2. Teori Ekspansi : suatu proses dimana informasi ,material dan sebagainya menjalar melalui suatu populasi dari suatu daerah ke daerah lain. Dalam prose ekspansi ini informasi /materialyangdidifusikan tetap ada dan kadang lebih intensif di tempat asalnya.Hal ini berarti terjadi penambahan jumlah anggota baru pada populasi antara periode dua waktu dan penambahan anggota baru tersebut mengubah pola keruangan populasi secara keseluruhan. Difusi Penampungan ( Relocation diffusion ) merupakan proses yg sama dengan persebaran keruangan dimana informasi /material yg didifusikan meninggalkan daerah yg lama dan pindah atau ditampung di daerah baru. Difusi kaskade ( cascade diffusion ) Proses penjalaran /penyebaran fenomena melalui beberapa tingkat atau hirarki.proses ini adalah proses yg terjadi pada difusi pembaruan .Misalnya proses pembaruan yang dimulai dari kota besar hingga ke pelosok desa . Pendekatan Ekologi Dalam mempelajari ekologi seseorang harus mempelajari organisme hidup seperti manusia,hewan dan tumbuhan serta lingkungan . Organisme hidup mengadakan interaksi dengan organisme hidup yang lain. Contoh ; Masalah banjir dan tanah longsor di kawasan Jakarta . Yang pertama mengidentifikasi kondisi fisik dilokasi banjir/tanah longsor. Dalam identifikasi itu juga perlu dilakukan identifikasi jenis tanah, topografi,tumbuhan dan hewan yg hidup. Kedua mengidentifikasi gagasan ,sikap dan perilaku masyarakat setempat. Ketiga mengidentifikasi sistem budi daya yg dikembangkan untuk memenuhi kebutuhan hidup. Ke empat menganalisis hubungan antara sistem budi daya dengan hasil dan dampak yg ditimbulkan. Kelima mencari alternatif pemecahan atas permasalahan yg terjadi. Pendekatan Kompleks Wilayah Kombinasi antara anlisis keruangan dan anlisis ekologi . Analisis ini didekatkan dengan pengertian areal differentiation yaitu suatu anggapan bahwa interaksi antar wilayah akan berkembang karena pada hakikatnya suatu wilayah berbeda dengan wilayah lainnya sehingga terdapat permintaan dan penawaran antar wilayah tersebut. PRINSIP – PRINSIP GEOGRAFI ada 4 : 1. Prinsip penyebaran : suatu gejala dan fakta yg tersebar tidak merata dipermukaan bumi . Contoh ; persebaran hewan dan tumbuhan di Indonesia bagian timur dan barat berbeda. 2. Prinsip interelasi : suatu hubungan saling terkait dalam ruang antara gejala yang satu dengan gejala lain.contoh : hubungan faktor fisik dengan fisik atau faktor fisik dengan manusia akan dapat diungkapkan karakteristik fenomena atau fakta geografi ditempat tersebut. 3. Prinsip Deskripsi : penjelasan lebih jauh mengenai gejala – gejala yang diselidiki/dipelajari. Deskripsi disajikan dalam bentuk tulisan, diagram tabel atau gambar/peta 4. Prinsip Korologi : gejala ,fakta atau masalah geografi disuatu tempat yang ditinjau sebaran, interelasi,interaksi dan integrasinya dalam ruang . Hal ini dikarenakan suatu ruang akan memberikan karakteristik pada kesatuan gejala. Prinsip ini merupakan pinsip geografi yang komprehensif( memadukan prinsip – prinsip yang lain ) Aspek Geografi : Aspek Fisik ( alamiah ) : lithosfer, biosfer, hidrosfer dan atmosfer Aspek sosial : Antroposfer mencakup aksi manusia dimana manusia mempengaruhi alam dengan modal ilmu pengetahuan dan teknologi yang dikuasai .

0 komentar:

Get This 4 Column Template Here
Get More Templates Here